• Subscribe
  • Email
    • Gmail
    • Yahoo
  • lorem ipsum

Penonton Meluber, Panpel Arema Berharap Kena Sanksi Ringan

Donay Leandro  • 06 Agustus 2018

Penonton Meluber, Panpel Arema Berharap Kena Sanksi Ringan Penonton membludak saat Arema menjamu Persija di Stadion Kanjuruhan (twitter @aremadesign)

Bolaliar.com. berita bola – Duel bigmatch antara Arema FC versus Persija Jakarta pada pekan ke-19 Gojek Liga 1 2018, di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (5/8) malam sangat menyita animo para pendukung kedua tim.

 

Terbukti pada laga yang berakhir imbang 1-1 itu, penonton terlihat membludak hingga lintasan jogging track. Pertandingan itu sendiri awalnya sempat tertunda beberapa menit karena pihak panitia pelaksana pertandingan harus menertibkan lebih dahulu penonton yang meluber.

 

Ketua panpel pertandingan Arema FC, Abdul Haris memberikan penjelasan terkait membeludaknya penonton pada laga sarat gengsi itu. Menurut Abdul Haris, para penonton yang meluber hingga ke pinggir lapangan itu adalah penonton yang dimasukkan lewat pintu utama di sisi selatan dengan tujuan awal adalah dimasukkan ke tribun

terbuka.


Pertandingan tersebut bisa dibilang memecahkan rekor penonton Arema. Tercatat, pertandingan ini dihadiri 44.912 penonton. Sebelumnya rekor penonton terbanyak Arema terjadi saat menjadi Persib Bandung, yang dipadati 44.807, pada 18 Desember 2016.

 

"Karena pintu 13 dan 14 untuk akses masuk ke tribun berdiri kesulitan sehingga kami pakai jalan pintas. Beberapa suporter tidak mau ke tribun berdiri karena adanya spanduk yang menutupi pandangan mereka, termasuk tribun berdiri di sisi utara karena masih kosong suporternya," ujar Haris.

 

"Namun, pertandingan berjalan lancar karena kedua suporter mengerti betul dan saling memahami. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada teman-teman PAM Swakarsa, petugas keamanan, dan lain sebagainya yang telah menjaga pertandingan dengan aman," tambahnya.

 

Haris mengakui tribun berdiri di Stadion Kanjuruhan memang membutuhkan renovasi terkait tingkat kemiringan tribunnya. "Kami sebetulnya sudah berpikir seperti itu, kemiringannya mungkin bisa menjadi masukan. Tetapi ini ranah dinas PU (Pekerjaan Umum) sehingga kami akan meminta audiensi. Tetapi masalah bendera yang ada di pagar tribun berdiri juga akan kami evaluasi agar tidak menganggu penonton," urainya.

 

"Kami selaku panpel memohon sanksi diberikan seringan-ringannya, kami juga memohon maaf kepada Aremania yang menonton pertandingan tidak dengan nyaman karena berdesak-desakan," tuturnya. (sumber goal.com)