• Subscribe
  • Email
    • Gmail
    • Yahoo
  • lorem ipsum

Menpora Minta Komdis PSSI Tegas Terkait Gol Tangan Pemain Persela

Donay Leandro  • 22 Mei 2018

Menpora Minta Komdis PSSI Tegas Terkait Gol Tangan Pemain Persela

Bolaliar.com. berita bola— Polemik seputar gol kontroversial melalui tangan pemain Persela Lamongan, Diego Assis saat menjebol gawang Persija Jakarta di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (20/5) masih menjadi sorotan publik sepakbola tanah air.

Salah satu pihak yang ikut angkat bicara terkait gol tangan Diego Assis itu adalah Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi. Menurut Imam dirinya sudah mendapatkan laporan atas kejadian itu dan ia sangat menyesalinya.

Imam juga menyesali atas kepemimpinan wasit Annas Apriliandi yang mengesahkan gol dari Diego. Padahal hakim garis sudah mengangkat bendera bahwa ada pelanggaran yang terjadi di sana.

Atas kejadian ini, Mentri asal Bangkalan, Madura, itu meminta kepada Komite Disiplin (Komdis) PSSI untuk mengambil keputusan yang tegas. Imam berharap bila terbukti ada kejadian yang janggal, Komdis

PSSI harus menjatuhkan hukuman kepada wasit tersebut.

"Kata kuncinya penegakan disiplin. Komdis PSSI harus tegas. PSSI tidak boleh diam. Jangan semuanya dilimpahkan ke pemerintah karena ini urusan profesional," kata Imam di Jakarta, Senin (21/5).

"Urusan regulasi yang harus diterapkan oleh mereka karena mereka yang buat. Pemerintah tidak pernah berhenti untuk mendukung tetapi jangan biarkan para suporter kecewa."

"Klub kemudian saling tuduh sama lain karena kepemimpinan wasit yang dianggap tidak profesional. Berilah sanksi kepada wasit itu kalau memang tidak profesional," ucap Imam menambahkan.

Lebih lanjut Imam mengatakan, saat itu seharusnya wasit Annas bisa berkomunikasi terlebih dahulu dengan hakim garis yang jarak pandangannya lebih terlihat di posis Diego dan Daryono. Apalagi hakim garis itu sudah mengangkat benderanya.

Imam juga meminta agar Komdis PSSI bisa segera memanggil wasit tersebut dan menghukumnya. Sebab, tragedi tersebut sangat mencoreng fair play dalam dunia sepak bola Indonesia.

"Panggil dan berilah sanksi. Tidak hanya kepada wasit tetapi juga pelaku kekerasaan siapapun yang melanggar di lapangan dan jangan kasih sanksi uang," kata Imam.

"Kalau pemain misalnya mungkin gak boleh bermain selama sekian tahun. Wasit jangan memimpin pertandingan dan sekali lagi Komdis harus tegas, jangan pilih kasih," pungkasnya. (superball.id)