• Subscribe
  • Email
    • Gmail
    • Yahoo
  • lorem ipsum

Ronaldo Absen Di Seoul, K-League Sebut Juventus Memalukan Dan Pembohong

Donay Leandro  • 02 Agustus 2019

Ronaldo Absen Di Seoul, K-League Sebut Juventus Memalukan Dan Pembohong Ronaldo hanya berdiam di bench pemain saat Juventus menghadapi K-League all stars

Bolaliar.com. berita bola – Keputusan Juventus tidak menurunkan sang bintang Cristiano Ronaldo pada laga eksebisi di Seoul berbuntut panjang. Pihak K-League yang merasa kecewa akhirnya mengecam kubu Juventus.

 

Perang kata-kata antara federasi sepakbola Korea Selatan dan Juventus kian panas ketika K-League mengeluarkan pernyataan yang menuntut permintaan maaf dari I Bianconeri karena dianggap berbohong dan tidak menghormati fans Korea.

 

Seperti diketahui, Juventus membuat kecewa lebih dari 60.000 fans pada Jumat lalu karena hanya menempatkan Ronaldo di bench selama 90 menit kala menghadapi tim K-League All Stars. Menurut penyelenggara, tindakan Juve ini telah melanggar kontrak.

 

Presiden K-League Oh Kwon-Gap pun menuntut

permintaan maaf serta penjelasan dari Juventus, namun jawaban dari chairman Andrea Agnelli tidak diterima dengan baik di Seoul.

 

“Setiap pemain hadir di Korea, memainkan pertandingan, kecuali satu: Cristiano Ronaldo yang atas saran staf medis kami harus beristirahat karena kelelahan otot setelah pertandingan Nanjing [lawan Inter Milan] yang hanya 48 jam sebelum laga di Seoul,” tulis Agnelli.

 

“Untuk itu, tuan presiden, saya dengan tegas menolak tudingan Anda soal sikap tak bertanggung jawab, arogan, abai kepada penggemar, yang selalu kami hormati.”

 

K-League, yang merasa dirugikan dan kecewa oleh tindakan “tidak tahu malu” Juventus, langsung membalas.


“Untuk fans di Korea Selatan, penampilan Ronaldo tidak hanya soal kontrak, tapi kepercayaan pada Juventus dengan 121 tahun sejarahnya yang kaya,” demikian pernyataan tersebut.

 

“Fans mengharapkan Juventus memberi penjelasan dan permintaan maaf untuk alasan mendiskreditkan kepercayaan ini dengan mudahnya, tapi Juventus bahkan memberikan harapan terakhir. Jawaban Juventus tidak bertanggung jawab dan tidak tulus, dan hanya sebagai alasan.

 

“Jika Ronaldo tidak bisa main, maka ini menjadi penipuan telah memasukkan Ronaldo sebagai pengganti di daftar awal. Pernyataan lain dari Juventus juga dipenuhi ketidakbenaran dan penipuan.”

Sumber: goal.com